Minggu, 03 April 2011

HAQ DAN BATHIL

     Kebenaran dan kebathilan selalu berseteru dan saling mendominasi dalam setiap sudut kehidupan manusia. Hal itu terjadi sudah sejak zaman diciptakannya manusia hingga akhir zaman. Memang kadang kala kebathilan membawa hikmah yang tersembunyi yang tidak kita ketahui. Dan hikmah terbesar dari sebuah kebathilan adalah agar kita dapat menghindari setiap kondisi yang berkaitan langsung dengannya ataupun yang dapat mengantarkan kita kepadanya. Sementara kebenaran (yang haq) pasti semua memiliki hikmah yang sangat luas bagi kehidupan diri manusia dan sekitarnya. Sehingga setiap kebenaran haruslah kita terima dengan lapang dada meskipun kadang ia terasa pahit.
     Waktu demi waktu kita selalu melihat perseteruan itu semakin memuncak. Kadang kebenaran ditutupi oleh kebathilan dengan segelap-gelapnya. Kendatipun demikian, kebenaran akan selalu mincul sebagai pemenang.  Hanya terkadang yang kita perlukan untuk tetap menapaki kebenaran adalah bersabar dan selalu berjuang untuk setiap saat berada di dalamnya dan mendakwahkannya.   
    Hal yang paling sulit bagi kita adalah menentukan mana yang haq dan mana yang bathil, ketika keduanya menyatu dalam keadaan yang syubhat (samar). Keduanya bisa bercampur dalam satu keadaan sekaligus, sehingga butuh kejelian dan ketelitian untuk menatapnya. Oleh karena itulah islam mengajarkan betapa pentingnya menuntut ilmu agama secara benar dan konsekwen dengan sunnah Rasulullah SAW. Dan Rasulullah Muhammad SAW sendiri telah mengajarkan kepada umatnya untuk senantiasa memiliki standard dalam menilai sesuatu, yakni Al-qur'an, Asunnah yang shahih dan para sahabat beliau SAW yang mendapat petunjuk dari Allah SWT.
    

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar